Sabtu, 11 Mei 2013

Pertanyaan Seputar Puasa Rajab dan Keutamaanya

Assalamualaikum, Wr. Wb



Pimpinan MR, Habibana Mundzir Al Musawa

Allahumma sholli Ala Sayyidina Wa maulana Muhammadin, wa ala ali sayyidina Muhammad wa shohbihi ajmain. wa ba'du.

Pada malam yang mulia ini sobat sang fakir saya telah menyaksikan secara stream online karena tidak bisa hadir langsung di Majelis Rasulullah [MR]. Saya menyaksikan Habibana Munzir masih lemah kondisi fisiknya, beliau masih sakit sebenarnya tapi karena kecintaanya pada baginda Nabi SAW beliau tetap semangat untuk menyampaikan risalahNYA yang mulia pada baginda yang mulia SAW.

Beliau begitu khusyuk menyampaikan bagaimana akhlak sang Nabi dan juga keutamaan Rasulullah SAW lainnya. Rasulullah SAW Mahabbah ( Mencintai ) Allah SWT, sehingga ia mencintai seluruh makhluk ciptaannya tidak terkecuali Jin, Iblis, syetan laknatullah alaih. Rasulullah begitu menginginkan seluruh makhluk mendapat hidayahNYA, tapi beliau juga sadar kalau Iradat Allah berkata lain. Rasulullah SAW adalah makhluk terbaik ialah semulia-mulianya ciptaan, ialah bapaknya, penghulunya, pemimpinya para Nabi dan Rasul. Ia memiliki akhlak yang sangat mulia, sehingga dari kalangan musuhnya saja ketika melihat mukanya SAW berkata " muka beliau bukan termasuk muka pendusta ".

Beliau memiliki muka yang indah nan lembut, siapa saja yang melihatnya akan merasakan kelembutan cahaya Ilahi. Tanganya sangat lembut melebihi lembutnya sutera yang paling lembut di seantero alam ini. Keringatnya sangat harum melebihi harumnya minyak wangi yang paling wangi di seluruh alam ini. Ialah satu-satunya khoirul anam yang bisa bermuajahah dan bertemu langsung dengan Sang Pencipta Allah SWT tanpa hijab dan halangan.

Itulah gambaran Rasulallah SAW, sesiapa yang mencintai beliau maka ia akan mendapat syafaatnya seperti sabda baginda " Ia bersama yang ia cintai ". Dalam bulan haram yang mulia ini yaitu Rajab terjadi peristiwa yang sangat mulia yaitu Isra Wal Mi'raj, dimana baginda nabi diberangkatkan pada malam hari dari Masjidil haram kemudian ke Masjidil Aqsha, kemudian naik ke Sidratul muntaha di depan Arys NYA Allah SWT.

Sebenarnya setiap saat ketika kita shalat 5 waktu itu memperingati Peristiwa itu ketika membaca Tahiyyat itulah percakapan langsung antara baginda Nabi SAW dengan Allah SWT. Dengan demikian salah satu amal yang disunahkan adalah dengan berpuasa, Rasulullah SAW sering berpuasa di 3 bulan haram yaitu Rajab, Sya'ban dan Ramadhan, Seperti yang di jelaskan dalam sebuah masail ( tanya jawab ) dari Websitenya Majelis Rasulullah SAW berikut :

Jawaban atas yang memalsukan hadits keutamaan Rajab

Sumber Majelis Rasulullah SAW

hadist bantahan amalan rajab - 2007/07/23 01:32assalamualaikum bib....
semoga salam sejahtera terlimpahkan atas habib dan keluarga berserta jama'ah...amin

bib, mohon tanggapan atas hadist di bawah ini, karena inilah yang dijadikan pembenaran bahwa hadist tentang keutamaan bulan rajab adalah palsu...
dan beri bantahan atas hadist dibawah ini bib....
semoga mereka diberi hidayah ilmu...amin

Hadits Palsu Seputar Amalan Bulan Rajab
Senin, 22 Agustus 2005 - 23:54:44 :: kategori Fiqh
Penulis: Al Ustadz Abu Al Mundzir Dzul Akmal As Salafiy.
.: :.
1. حديث : رجب شهر الله, وشعبان شهري, ورمضان شهر أمتى. فمن صام من رجب يومين. فله من الأجر ضعفان, ووزن كل ضعف مثل جبال الدنيا, ثم ذكر أجر من صام أربعة أيام, ومن صام ستة أيام, ثم سبعة أيام ثم ثمانية أيام, ثم هكذا: إلى خمسة عشر يوما منه.

Artinya : "Rajab adalah bulan Allah, Sya`ban bulan Saya (Rasulullah Shollallahu `alaihi wa Sallam), sedangkan Ramadhan bulan ummat Saya. Barang siapa berpuasa di bulan Rajab dua hari, baginya pahala dua kali lipat, timbangan setiap lipatan itu sama dengan gunung gunung yang ada di dunia, kemudian disebutkan pahala bagi orang yang berpuasa empat hari, enam hari, tujuah hari, delapan hari, dan seterusnya, sampai disebutkan ganjaran bagi orang berpuasa lima belas hari.

Hadits ini "Maudhu`" (Palsu). Dalam sanad hadits ini ada yang bernama Abu Bakar bin Al Hasan An Naqqaasy, dia perawi yang dituduh pendusta, Al Kasaaiy- rawi yang tidak dikenal (Majhul). Hadits ini juga diriwayatkan oleh pengarang Allaalaiy dari jalan Abi Sa`id Al Khudriy dengan sanad yang sama, juga Ibnu Al Jauziy nukilan dari kitab Allaalaiy.

1. حديث : من صام ثلاثة أيام من رجب, كتب له صيام شهر, من صام سبعة أيام من رجب, أغلق الله عنه سبعة أبواب من النار, ومن صام ثمانية أيام من رجب, فتح الله له ثمانية أبواب من الجنة, ومن صام نصف رجب حاسبه الله حسابا يسيرا.
Artinya : "Barang siapa berpuasa tiga hari di bulan Rajab, sama nilainya dia berpuasa sebulan penuh, barang siapa berpuasa tujuh hari Allah Subhana wa Ta`ala akan menutupkan baginya tujuh pintu neraka, barang siapa berpuasa delapan hari di bulan Rajab Allah Ta`ala akan membukakan baginya delapan pintu sorga, siapapun yang berpuasa setengah dari bulan Rajab itu Allah akan menghisabnya dengan hisab yang mudah sekali."

Diterangkan di dalam kitab Allaalaiy setelah pengarangnya meriwayatkannya dari Abaan kemudian dari Anas secara Marfu` : Hadits ini tidak Shohih, sebab Abaan adalah perawi yang ditinggalkan, sedangkan `Amru bin Al Azhar pemalsu hadits, kemudian dia jelaskan : Dikeluarkan juga oleh Abu As Syaikh dari jalan Ibnu `Ulwaan dari Abaan, adapun Ibnu `Ulwaan pemalsu hadits.

2. حديث : إن شهر رجب شهر عطيم. من صام منه يوما كتب له صوم ألف سنة – إلخ.
Artinya : "Sesungguhnya bulan Rajab adalah bulan yang mulia. Barang siapa berpuasa satu hari di bulan tersebut berarti sama nilainya dia berpuasa seribu tahun-dan seterusnya.

Diriwayatkan oleh Ibnu Syaahin dari `Ali secara Marfu`. Dan dijelaskan dalam kitab Allaalaiy : Hadits ini tidak Shohih, sedangkan Haruun bin `Antarah selalu meriwayatkan hadits-hadits yang munkar.

3. حديث : من صام يوما من رجب, عدل صيام شهر-إلخ
Artinya : "Barang siapa yang berpuasa di bulan Rajab satu hari sama nilainya dia berpuasa sebulan penuh dan seterusnya".

Diriwayatkan oleh Al Khathiib dari jalan Abi Dzarr Marfu`. Di sanadnya ada perawi : Al Furaat bin As Saaib, dia ini perawi yang ditinggalkan.

Berkata Al Imam Ibnu Hajar dalam kitabnya "Al Amaaliy" : sepakat diriwayatkan hadist ini dari jalan Al Furaat bin As Saaib- dia ini lemah- Rusydiin bin Sa`ad, dan Al Hakim bin Marwaan, kedua perawi ini lemah juga.

Sesungguhnya Al Baihaqiy juga meriwayatkan hadits ini di kitabnya : "Syu`abul Iman" dari hadits Anas, yang artinya : "Siapapun yang berpuasa satu hari di bulan Rajab sama nilainya dia berpuasa satu tahun." Di menyebutkan hadits yang sangat panjang, akan tetapi di sanad hadits ini juga ada perawi ; `Abdul Ghafuur Abu As Shobaah Al Anshoriy, dia ini perawi yang ditinggalkan. Berkata Ibnu Hibbaan : "Dia ini termasuk orang orang yang memalsukan hadits".

4. حديث : من أحيا ليلة من رجب, وصام يوما. أطعمه الله من ثمار الجنة – إلخ.
Artinya : "Barang siapa yang menghidupkan satu malam bulan Rajab dan berpuasa di siang harinya, Allah Ta`ala akan memberinya makanan dari buah buahan sorga- dan seterusnya."

Diriwayatkan dalam kitab Allaalaiy dari jalan Al Husain bin `Ali Marfu`: Berkata pengarang kitab : Hadits ini Maudhu` (palsu).

5. ديث : أكثروا من الاستغفار فى شهر رجب. فإن لله فى كل ساعة منه عتقاء من النار, وإن لله لا يدخلها إلا من صام رجب.
Artinya : "Perbanyaklah Istighfar di bulan Rajab. Sesungguhnya Allah Ta`ala membebaskan hamba hambanya setiap sa`at di bulan itu, dan Sesungguhnya Allah Ta`ala mempunyai kota kota di Jannah-Nya yang tidak akan dimasuki kecuali oleh orang yang berpuasa di bulan itu.

Dikatakan dalam "Adz dzail" : Dalam sanadnya ada rawi namanya Al Ashbagh : Tidak bisa dipercaya.

6. حديث : فى رجب يوم وليلة, من صام ذلك اليوم, وقام تلك الليلة. كان له من الأجر كمن صام مائة-إلخ.
Artinya : "Di bulan Rajab ada satu hari dan satu malam, siapapun yang berpuasa di hari itu, dan mendirikan malamnya. Maka sama nilainya dengan orang yang berpuasa seratus tahun dan seterusnya.

Dikatakatan dalam "Adz dzail" : Di dalam sanadnya ada nama rawi Hayyaj, dia adalah rawi yang ditinggalkan.

Dan demikian disebutkan tentang : "Berpuasa satu hari atau dua hari di bulan itu."

Disebutkan juga dalam "Adz dzail : Sanad hadits ini penuh dengan kegelapan sebahagian atas sebahagian lainnya, di dalam sanadnya ada perawi perawi yang pendusta : Dan demikian diriwayatkan : "Bahwa Nabi Shollallahu `alaihi wa Sallam berkhutbah pada hari jum`at sepekan sebelum bulan Rajab. Rasulullah Shollallahu `alaihi wa Sallam berkata : "Hai sekalian manusia! Sesungguhnya akan datang kepada kalian satu bulan yang mulia. Rajab bulan adalah bulan Allah yang Mulian, dilipat gandakan kebaikan di dalamnya, do`a do`a dikabulkan, kesusahan kesusahan akan di hilangkan." Ini adalah Hadist yang Munkar.

Dan dalam hadits yang lain : "Barang siapa berpuasa satu hari di bulan Rajab, dan mendirikan satu malam dari malam malamnya, maka Allah Tabaraka wa Ta`ala akan membangkitkannya dalam keadaan aman nanti di hari Kiamat- dan seterusnya."

Di dalam sanad hadits ini : Kadzaabun (para perawi pendusta).

Demikian juga hadits : "Barang siapa yang menghidupkan satu malam di bulan Rajab, dan berpuasa di siang harinya: Allah akan memberikan makanan buatnya buah buahan dari Sorga- dan seterusnya."

Didalam sanadnya : Para perawi pembohong/pemalsu hadits.

Demikian juga hadits : "Rajab bulan Allah yang Mulia, dimana Allah mengkhususkan bulan itu buat diri-Nya. Maka barang siapa yang berpuasa satu hari di bulan itu dengan penuh keimanan dan mengharapkan Ridho Allah, dia akan dimasukan ke dalam Jannah Allah Ta`ala- dan seterusnya."

Didalam sanadnya : Para perawi yang ditinggalkan.

Demikian juga hadits : "Rajab bulan Allah, Sya`ban bulan Saya (Rasulullahu Shollallahu `alaihi wa Sallam, Ramadhan bulan ummat Saya." Demikian juga hadits : "Keutamaan bulan Rajab di atas bulan bulan lainnya ialah : seperti keutamaan Al Quran atas seluruh perkataan perkataan lainnya- dan seterusnya."
Berkata Al Imam Ibnu Hajar : Hadits ini Palsu.
Berkata `Ali bin Ibraahim Al `Atthor dalam satu risalahnya : "Sesungguhnya apa apa yang diriwayatkan tentang keutamaan tentang puasa di bulan Rajab, seluruhnya Palsu dan Lemah yang tidak ada ashol sama sekali. Berkata dia : "`Abdullah Al Anshoriy tidak pernah puasa di bulan Rajab, dan dia melarangnya, kemudian berkata : "Tidak ada yang shohih dari Nabi Muhammad Shollallahu `alaihi wa Sallam satupun hadist mengenai keutamaan bulan Rajab." Kemudian dia berkata : Dan demikian juga : "Tentang amalan amalan yang dikerjakan pada bulan ini : Seperti mengeluarkan Zakat di dalam bulan Rajab tidak di bulan lainnya." Ini tidak ada ashol sama sekali.

Dan demikian juga, "Dimana penduduk Makkah memperbanyak `Umrah di bulan ini tidak seperti bulan lainnya." Ini tidak ada asal sama sekali sepanjang pengetahuan saya. Dia berkata : "Diantara yang diada-adakan oleh orang yang `awwam ialah : "Berpuasa di awal kamis di bulan Rajab," yang keseluruhannya ini adalah : Bid`ah.

Dan diantara yang mereka ada adakan juga di bulan Rajab dan Sya`ban ialah : "Mereka memperbanyak ketaatan kepada Allah melebihi dari bulan bulan lainnya."

Adapun yang diriwayatkan tentang : "Bahwa Allah Ta`ala memerintahkan Nabi Nuh `Alaihi wa Sallam untuk membuat kapalnya di bulan Rajab ini, serta diperintahkan kamu Mu`minin yang bersama dia untuk berpuasa di bulan ini." Ini Hadits Maudhu` (Palsu).

Diantara bid`ah-bid`ah yang menyebar di bulan ini adalah :
1. Sholat Ar Raghaaib.
Sholat Ar Raghaaib ini diamalkan di setiap awal Jum`at di bulan Rajab.

Ketahuilah semoga Allah Tabaraka wa Ta`ala merahmatimu- bahwa mengagungkan hari ini, malam ini sesungguhnya diadakan ke dalam Din Islam ini setelah abad keempat Hijriyah. (Lihat literatur berikut ini tentang bid`ahnya sholat Raghaib :
1. "Iqtida` As Shiratul Mustaqim" : hal.283. Dan "Tulisan Ilmiyah diantara dua orang Imam ; Al `Izz bin `Abdus Salam dan Ibnu As Sholah sekitar Sholat Raghaaib."
2. "Al Ba`itsu `Ala Inkari Al Bida` wa Al Hawaadist" : hal. 39 dan seterusnya.
3. "Al Madkhal" oleh Ibnu Al Haaj : 1/293.
4. "As Sunan wal Mubtadi`aat" : hal. 140.
5. "Tabyiinul `Ujab bima warada fi Fadhli Rajab" : hal. 47.
6. "Fataawa An Nawawiy" : hal. 26.
7. "Majmu` Al Fataawa oleh Ibnu Taimiyah" : 2/2.
8. "Al Maudhuu`aat" : 2/124.
9. "Allaalaaiy Al mashnu`ah" : 2/57.
10. "Tanzihus Syari`ah" : 2/92.
11. "Al Mughni `anil Hifdzi wal Kitab" : hall. 297- serta bantahannya : Jannatul Murtaab.
12. "Safarus Sa`adah" : hal. 150.

Sepakat `Ulama tentang hadits-hadits yang diriwayatkan mengenai keutamaan bulan Rajab adalah palsu, sesungguhnya telah diterangkan oleh sekelompok Al Muhaditsin tentang palsunya hadits sholat Ar Raghaaib diantara mereka ialah : Al Haafidz Ibnu hajar, Adz Dzahabiy, Al `Iraaqiy, Ibnu Al Jauziy, Ibnu Taimiyah, An Nawawiy dan As Sayuthiy dan selain dari mereka. Kandungan dari hadits-hadits yang palsu itu ialraah mengenai keutamaan berpuasa pada hari itu, mendirikan malamnya, dinamakan "shalat Ar Raghaaib," para ahli Tahqiiq dikalangan ahli ilmu telah melarang mengkhususkan hari tersebut untuk berpuasa, atau mendirikan malamnya melaksanakan sholat dengan cara yang bid`ah ini, demikian juga pengagungan hari tersebut dengan cara membuat makanan makanan yang enak-enak, mengishtiharkan bentuk bentuk yang indah indah dan selain yang demikian, dengan tujuan bahwa hari ini lebih utama dari hari hari yang lainnya.

2. Sholat Ummu Daawud di pertengahan bulan Rajab.

Demikian juga hari terakhir dipertengahan bulan Rajab, dilaksanakan sholat yang dinamakan sholat "Ummu Daawud" ini juga tidak ada asholnya sama sekali. "Iqtidaus Shiraatul Mustaqim" : hal. 293.

Berkata Al Imam Al Hafidz Abu Al Khatthaab : "Adapun sholat Ar Raghaaib, yang dituduh sebagai pemalsu hadits ini ialah : `Ali bin `Abdullah bin jahdham, dia memalsukan hadits ini dengan menampilkan rawi rawi yang tidak dikenal, tidak terdapat diseluruh kitab." Pembahasan Abu Al Khatthaab ini terdapat dalam :
"Al Baa`its `Ala Inkaril Bida` wal Ahadist" : hal. 40.
Abul Hasan : `Ali bin `Abdullah bin Al Hasan bin Jahdham, As Shufiy, pengarang kitab : "Bahjatul Asraar fit Tashauf".
Berkata Abul Fadhal bin Khairuun : Dia pendusta.
Berkata selainnya : Dia dituduh sebagai pemalsu hadits sholat Ar Raghaaib.

Lihat terjemahannya dalam : "Al `Ibir fi Khabar min Ghubar." : (3/116), "Al Mizan" : (3/142), "Al Lisaan" : (4/238), "Maraatul Jinaan" (3/28), "Al Muntadzim" : (8/14), "Al `Aqduts Tsamiin" : (6/179).

Asal daripada sholat ini sebagaimana diceritakan oleh : At Thurthuusyiy dalam "kitabnya" : "Telah mengkhabarkan kepada saya Abu Muhammad Al Maqdisiy, berkata Abu Syaamah dalam "Al Baa`its" : hal. 33 : "Saya berkata : Abu Muhammad ini perkiraan saya adalah `Abdul `Aziz bin Ahmad bin `Abdu `Umar bin Ibraahim Al Maqdisiy, telah meriwayatkan darinya Makkiy bin `Abdus Salam Ar Rumailiy As Syahiid, disifatkan dia sebagai As Syaikh yang dipercaya, Allahu A`lam." Berkata dia: tidak pernah sama sekali dikalangan kami di Baitul Maqdis ini diamalkan sholat Ar Raghaaib, yaitu sholat yang dilaksanakan di bulan Rajab dan Sya`ban. Inilah bid`ah yang pertama kali muncul di sisi kami pada tahun 448 H, dimana ketika itu datang ke tempat kami di Baitil Maqdis seorang laki laki dari Naabilis dikenal dengan nama Ibnu Abil Hamraa`, suaranya sangat bagus sekali dalam membaca Al Quran, pada malam pertengahan (malam keenam belas) di bulan Sya`ban dia mendirikan sholat di Al Masjidil Aqsha dan sholat di belakangnya satu orang, lalu bergabung dengan orang ketiga dan keempat, tidaklah dia menamatkan bacaan Al Quran kecuali telah sholat bersamanya jama`ah yang banyak sekali, kemudian pada tahun selanjutnya, banyak sekali manusia sholat bersamanya, setelah itu menyebarlah di sekitar Al Masjidil Aqsha sholat tersebut, terus menyebar dan masuk ke rumah rumah manusia lainnya, kemudian tetaplah pada zaman itu diamalkan sholat tersebut yang seolah olah sudah menjadi satu sunnah di kalangan masyarakat sampai pada hari kita ini. Dikatakan kepada laki laki yang pertama kali mengada-adakan sholat itu setelah dia meninggalkannya, sesungguhnya kami melihat kamu mendirikan sholat ini dengan jama`ah. Dia menjawab dengan mudah : "Saya akan minta ampun kepada Allah Ta`ala."

Kemudian berkata Abu Syaamah : "Adapun sholat Rajab, tidak muncul di sisi kami di Baitul Maqdis kecuali setelah tahun 480 H, kami tidak pernah melihat dan mendengarnya sebelum ini." (Al Baa`itsu : hal. 32-33).

Fatwa Ibnu As Sholaah tentang sholat Ar Raghaaib, Malam Nishfu Sya`ban

3. Sholat Al Alfiah.
Sesungguhnya As Syaikh Taqiyuddin Ibnu As Sholaah rahimahullah Ta`ala pernah dimintai fatwa tentang hal ini, lalu beliau menjawab :
"Adapun tentang sholat yang dikenal dengan sholat Ar Raghaaib adalah bid`ah, hadits yang diriwayatkan tentangnya adalah palsu, dan tidaklah sholat ini dikenal kecuali setelah tahun 400 H, tidak ada keutamaan malamnya dari malam malam yang lainnya. Lihat Hadist hadist ini dalam kitab yang disebutkan di atas hal. 100-101, dan hal. 439-440.

Diterjemahkan dari kitab Al Fawaaid Al Majmu`ah, Al Ahadiits Al Maudhu`ah, karya Syaikhul Islam Muhammad Bin `Ali As Syaukaniy (Wafat : 1250 H)


(Dikutip dari website http://thullabul-ilmiy.or.id/modules/news/artikel.php?storyid=3, judul asli "Hadist-Hadist Palsu Mengenai Keutamaan Bulan Rajab.", diterjemahkan oleh Al Ustadz Abu Al Mundzir As Salafiy.)
| | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya
Re:hadist bantahan amalan rajab - 2007/07/23 21:58Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Rahmat dan keridhoan Nya swt semoga selalu tercurah pada hari hari anda,

saudaraku yg kumuliakan,
sebagaimana telah saya jelaskan di majelis majelis cabang dan pusat, bahwa hadits hadits tentang kemuliaan bulan rajab ini tidak ada yg shahih, sebagian besar adalah dhoif, namun bukan berarti itu menafikan kemuliaan di bulan rajab,

tak satupun para Muhaddits yg mengharamkan puasa di bulan rajab,

telah berkata Al hafidh Al Muhaddits Imam Nawawi rahimahullah : 
ولم يثبت في صوم رجب نهى ولا ندب لعينه ولكن أصل الصوم مندوب إليه وفي سنن أبي داود أن رسول الله صلى الله عليه وسلم ندب الى الصوم من الأشهر الحرم ورجب أحدها

tak ada ketentuan jelas yg menguatkan pelarangan puasa pada bulan rajab, tidak pula keterangan sunnah melakukannya, akan tetapi asal dari ibadah puasa adalah sunnah, dan pada riwayat sunan Abu Dawud baha Rasulullah saw mensunnahkan puasa di bulan haram, dan Rajab adalah salah satu dari bulan haram.

maka jelaslah sudah bahwa sunnah berpuasa di bulan rajab, dan segenap bulan haram (bulan haram adalah 3 bulan berturut turut dan 1 bulan terpisah, yaitu : Dzulqaidah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab)

maka merupakan kemungkaran bagi yg mengharamkannya, karena sebagaimana dijelaskan oleh Al hafidh Imam Nawawi bahwa hal ini tidak ada dalil yg melarangnya, maka sunnah berpuasa di hari hari yg tidak diharamkan puasa padanya seperti hari Ied.

pengingkaran akan hal ini adalah mungkar, bila sekelompok muslimin ingin berpuasa di bulan rajab maka tak ada satu dalilpun yg melarangnya, karena puasa itu bukan untuk memuliakan berhala, tapi ibadah karena Allah swmata.

hal yg sangat menyedihkan, sebagian besar muslimin berpuasa di bulan rajab, sebagian lain tak perduli, dan sebagian lainnya sibuk melarang yg berpuasa,

kelompok ketiga inilah yg berbahaya, melarang orang muslim beribadah karena Allah, berpuasa karena Allah, sudah jelas kemungkaran muslimin semakin banyak bermaksiat, maka muncul pula kelompok yg mengharamkan apa apa yg tak diharamkan Allah swt.

إن أعظم المسلمين في المسلمين جرما من سأل عن شيء لم يحرم على المسلمين فحرم عليهم من أجل مسألته

Sabda Rasulullah saw : “Sungguh sebesar besar kejahatan muslimin pada muslimin lainnya, adalah yg bertanya tentang hal yg tidak diharamkan atas muslimin, menjadi diharamkan atas mereka karena pertanyaannya” (shahih Muslim hadits no.2358)

demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

wallahu a'lam



Tanya Jawab Lainnya Sumber Majelis Rasulullah SAW
FADHILAH PUASA DI BULAN RAJAB - 2007/07/15 20:50Assalamu'alaikum Wr.Wb.Yaa Habibina Habib Munzir yang semoga selalu dirahmati Alloh SWT sehingga semua urusan Habib dimudahkan-Nya.Amii.

Bib,Hamba yang Faqif,Dhoif&Jahil ini mo tanya ama Habib:

1.APA SAJA FADHILAH PUASA DI BULAN RAJAB
2.PUASANYA BERAPA HARI,KARENA SAYA PERNAH DENGAR ADA
YANG MEMBOLEHKAN 10 HARI.

Sebelumnya saya ucapkan terimakasih.Wassalamu'alaikum Wr.Wb.





Wahyono
| | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya
Re:FADHILAH PUASA DI BULAN RAJAB - 2007/07/17 01:45Alaikumsalam warahmatullah wabaraktuh,

Semoga Keagungan Cahaya Rajab dan kemuliaan Isra wal Mi’taj selalu menerangi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. tak teeriwayatkan dalam hadits shahih mengenai keutamaan puasa di bulan rajab,

namun ada hadits Nabi saw bersabda : "Barangsiapa berpuasa di bulan haram (rajab adalah salah satu dari bulan haram) pada hari kamis, jumat dan sabtu, maka baginya pahala Ibadah 60 tahun" (Majmu' zawaid juz 3 hal 191)

2. mengenai ketentuannya terdapat perbedaan, dan batas penjelasan yg shahih adalah memperbanyak puasa di bulan rajab, tanpa ada batasan harinya, bahkan ada sebagian ulama yg berpuasa mulai rajab dan sya'ban, berlanjut ramadhan,

demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

wallahu a'lam
| | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya
Re:FADHILAH PUASA DI BULAN RAJAB - 2007/07/20 03:12terus bagaimana tentang perkataan Nabi SAW kepada sahabatnya yang saya dengar di suatu majlis. Di riwayatkan pada waktu itu seorang sahabat bertemu dengan Rasulullah SAW dan menanyakan tentang amalan (perbuatan) yang dapat meningkatkan ibadah di bulan Rajab. Maka itu Nabi SAW menjawab "berpuasalah engkau di bulan Rajab, karena 1 hari engkau berpuasa di bulan Rajab maka Allah SWT akan mengampunkan dosamu tiga tahun dan kelipatannya. apabila engkau berpuasa selama tujuh hari di bulan Rajab maka akan ditutup ke 7 pintu neraka untuk orang yang berpuasa selama tujuh hari dan bila engkau berpuasa 8 hari di bulan Rajab maka akan dibuka ke 8 pintu surga untuk orang yang berpuasa di bulan Rajab. mohon penjelasannya
| | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya
Re:FADHILAH PUASA DI BULAN RAJAB - 2007/07/21 03:25Alaikumsalam warahmatullah wabaraktuh,

Cahaya keberkahan Rajab dan kemuliaan malam isra wal mi’raj semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudariku yg kumuliakan,
mengenai hadits tersebut saya tak menemukannya dalam riwayat shahih, dan bila teriwayatkan dalam dhuafa maka tak ada larangan bagi kita untuk mengamalkannya, sebagaimana dikatakan oleh Al Hafidh Imam Nawawi bahwa tidak riwayat pelarangan puasa di bulan rajab, maka pelarangan akan hal itu adalah hal yg mungkar.

demikian saudariku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu,

wallahu a'lam
Forum silahturahmi jama'ah Majelis Rasulullah, klik disinihttp://groups.yahoo.com/group/majelisrasulullah

Peduli Perjuangan Majelis Rasulullah saw
No rekening Majelis Rasulullah saw:
Bank Syariah Mandiri
Atas nama : MUNZIR ALMUSAWA
No rek : 061-7121-494





Masukkan Email Anda untuk Langganan Artikel:

Delivered by FeedBurner

Jumat, 10 Mei 2013

Obat Generik Berlogo Solusi Sehat Terbaik Untuk Indonesia



Tema : " SOSIALISASI OBAT GENERIK BERLOGO DI INDONESIA "

Ditulis oleh : Mustopa

Latar Belakang Masalah

Apa kabar saudaraku sehat sejahtera ? bagaimana kabar keluarga sehat semua ? mungkin itulah kata sapaan yang lumrah, umum dan sangat dianjurkan pada diri masyarakat kita dari generasi ke generasi. Kata sehat merupakan suatu kata yang bermakna sangat berharga, ia berarti terhindar dari berbagai jenis penyakit yang kasat mata maupun tidak, baik secara jasadiah ( badan ) maupun rohaniah ( ruhani ). Saya masih ingat sebuah kata mutiara yang sejak SD dulu diajarkan yang artinya “ Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat “ . Ya kesehatan jasmani seseorang menentukan kesejahteraannya juga, bagaimana sejahtera kalau dia tidak bisa bekerja karena tidak sehat, ataupun bagaimana mau bahagia meski kaya tapi tidak bisa menikmati kekayaannya karena tidak sehat. Bahkan banyak yang kekayaannya habis terkuras karena untuk mendapatkan kata sehat itu. Sebenarnya sehat atau tidaknya masyarakat tidak terlepas dari tingkat kesadaran dan pendidikan masyarakat itu sendiri keduanya tidak bisa dipisahkan.

Dilema Kesehatan di Masyarakat

Ada masyarakat yang ekonominya kelas menengah ke bawah, yang tingkat pendidikannya masih rendah sehingga mereka cenderung rendah penghasilan juga sehingga untuk mendapati konsumsi yang bergizi dan sehat nampaknya juga sulit. Itulah factor utama dari masalah kesehatan di masyarakat kita, saya sering melihat mereka yang tinggal di rumah kumuh cenderung tidak begitu memperhatikan kebersihan lingkungan, contoh di kampung yang belum ada sistem pengairan seperti sumur bor ataupun PDAM sehingga mereka harus mandi di sungai yang airnya kotor dan keruh, bercampur dengan sampah dan lain sebagainya. Kalau sungai jaman dulu lain cerita, airnya jernih tanpa limbah baik dari buangan pabrik maupun rumah tangga. Akhirnya mereka banyak yang menderita penyakit kulit, ada yang terkena tumor, batuk atau bahkan juga paru-paru basah dan tidak sedikit yang menderita kanker ataupun penyakit jantung.

Mandi di sungai_sumber. asmadie.blogdetik.com


Yang lainnya meskipun ada sebagian masyarakat yang kelas menengah keatas, yang meski tingkat pendidikan dan penghasilannya sudah tinggi masih belum ada tingkat kesadaran yang baik. Mereka sering tidak mengindahkan hidup sehat, gaya hidup yang glamor serba mewah kadang juga menimbulkan masalah. Mereka memakan makanan yang berlemak atau berkalesterol tinggi, minuman beralkohol tinggi, merokok dan memakan makanan tidak sehat lainnya ya meski itu dibilang lezat. Tetap saja mereka akhirnya menderita penyakit yang serius seperti tumor, kanker paru-paru, diabetes, jantung ataupun stroke.

Terkena serangan Jantung_sumber. fetybyanstec.wordpress.com

Berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan oleh Yayasan Stroke Indonesia, masalah stroke semakin penting dan mendesak karena kini jumlah penderita stroke di Indonesia terbanyak dan menduduki urutan pertama di Asia. Jumlah yang disebabkan oleh stroke menduduki urutan kedua pada usia di atas 60 tahun dan urutan kelima pada usia 15-59 tahun. Stroke merupakan penyebab kecacatan serius menetap nomor satu di seluruh dunia.
   

Masalah pelayanan kesehatan pada Masyarakat

Mungkin dilemma di atas adalah yang umum dan sering ditemukan di masyarakat kita, saya ingin mengingatkan kembali pada anda bagaimana masyarakat kita berjuang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Saat ini untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan memadai merupakan sesuatu yang mewah, mahal dan sangat bergengsi. Kenapa demikian ? Orang yang tidak mempunyai uang atau dana tidak mendapatkan prioritas atau pelayanan yang memadai, dan itu sering terjadi di Rumah Sakit pemerintah.

Masih ingat seorang pasien wanita yang berhubungan dengan rumah Sakit berstandar Internasional  pada tahun 2008 itu ?  Ya wanita itu adalah Prita Mulyasari yang digugat ke pengadilan karena Prita mengirimkan Surat keluhan atas pelayanan rumah sakit itu ke surat pembaca detik.com. Isinya adalah tentang keluhan pelayanan Rumah sakit yang berstandar internasional tapi pelayanannya tidak sesuai bahkan cenderung merugikan pasien, bukan hanya rumah sakit yang berada di Serpong itu saja yang di singgung tapi juga rumah sakit yang bonafid yang ada di Jakarta. Kemudian surat itu menyebar luas bak air bah di  internet, kemudian hujatan dari para pembacanya pun berhamburan. Dari situ pihak rumah sakit itu pun seperti kebakaran jenggot dan menggugat prita ke pengadilan dan pada akhirnya prita dimenangkan.

Prita Mulyasari_sumber. google.co.id

Dan yang terbaru terjadi tahun 2013 adalah Kasus Ana ( 14 ) yang meninggal setelah ditolak oleh 4 rumah sakit, padahal Ana Mudrika adalah peserta KJS ( Kartu Jakarta Sehat ) yang memungkinkan dia bisa berobat dimanapun dengan pelayanan terbaik. Ke empat rumah sakit itu menolak Ana yang menderita penyakit paru-paru dengan alasan tidak memiliki fasilitas yang memadai dan tidak bisa menangani kasus atau penyakit yang diderita oleh Ana Mudrika itu.

Dan kejadian yang serupa di atas lebih banyak terjadi pada pasien yang golongan menengah ke bawah, dan atau orang yang kurang secara  ekonomi. Sehingga ada ungkapan kalau orang miskin tidak boleh sakit, istilah itu memang ada benarnya karena yang terjadi di lapangan banyaknya pasien yang tidak mampu tidak mendapat pelayanan yang layak.
Selain pelayanan kesehatan yang semakin susah atau tidak memadai bagi masyarakat, yang tidak kalah pentingnya adalah harga obat-obatan di negeri kita tercinta ini masih tergolong mahal.  Menurut yang diberitakan www. Jabar.tribunnews.com ( 19/03/2013), Harga obat di Indonesia sepuluh kali lipat harga di India. Ini menjadi persoalan ketika persoalan kesehatan masih menjadi permasalahan luas di masyarakat.

"Bisa mahal seperti itu karena 80 persen material obat masih diimpor. Setelah 68 tahun merdeka, ternyata kita masih banyak impor material obat," kata Ascobat Gani dari Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan FKM Universitas Indonesia dalam rapat koordinasi tentang pembahasan temuan pemeriksaan Jamkesmas di Jakarta.


Upaya Pemerintah memperbaiki bidang kesehatan

Kasus-kasus di atas itu bisa terjadi pada masyarakat dari golongan apapun, kapanpun dan dimanapun serta menjadi pelajaran bagi pemerintah untuk semakin memperbaiki bidang Kesehatan, baik secara pelayanan, fasilitas , tenaga medis, maupun obat-obatannya.

Dalam hal pelayanan , Fasilitas dan tenaga medis kesehatan

Menurut undang-undang tentang kesehatan No.36 tahun 2009 pasal 5 ayat 1 menyebutkan “Setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan” ,
Ayat 2 “Setiap orang mempunyai hak dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau.”
Dan Ayat yang berbunyi  3 “Setiap orang berhak secara mandiri dan bertanggung jawab menentukan sendiri pelayanan kesehatan yang diperlukan bagi dirinya.”
Sebenarnya untuk pelayanan kesehatan dari pemerintah untuk masyarakatnya sudah banyak dan beragam, diantaranya Jamkesmas ( Jaminan Kesehatan masyarakat ), Askes ( Asuransi kesehatan untuk PNS ) dan yang terbaru dan fenomenal adalah KJS ( Kartu Jakarta Sehat ) nya Gubernur terpilih yang baru Jokowi. Semua jaminan kesehatan itu adalah bentuk upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi warganya.

Jamkesmas_sumber.sekdessuntalangu.wordpress.com
Askes_dokumen pribadi

Jaminan yang saat ini dianggap baik adalah KJS nya Jokowi yang dengan satu kartu itu, ya mantan walikota Solo itu menjamin bahwa pemegang kartu sakti tersebut akan mendapatkan pelayanan terbaik pada setiap instansi kesehatan di Jakarta. Dengan kartu tersebut pasien wajib mendapatkan pelayanan yang prioritas tanpa memandang posisi status social, baik kaya bahkan pejabat sekalipun semuanya rata mendapat pelayanan yang sama. Dengan kartu itu seorang pasien tidak lagi akan dipusingkan dengan administrasi, fasilitas, tenaga medis bahkan obat yang akan didapatkan. Karena adanya layanan satu atap pada kartu tersebut, jadi si pasien tidak akan merasa dipermainkan lagi dengan yang namanya birokrasi.

KJSnya Jokowi_sumber. lensaindonesia.com

Namun dalam pelaksanaan di lapangan masih banyak yang harus dibenahi agar tidak terjadi seperti kasus yang di atas tadi. Karena masih ada beberapa instansi terkait yang tidak mau menerima peserta pemegang kartu tersebut dengan alasan kurangnya fasilitas dan tenaga medis yang memadai juga obat-obatan yang sudah mulai berkurang. Pemerintah secara tegas akan menindak apabila ada instansi yang tidak memberikan pelayanan terbaiknya bisa berupa tenaga medis, Fasilitas dan juga obat-obatan.

Memberikan obat yang berkualitas dan terjangkau sebagai solusi terbaik

Pandangan masyarakat kita bahwa berobat ke Rumah sakit itu mahal masih tersemat bahkan sudah terlanjur mendalam di benak pikiran mereka. Dan pemahaman tentang obat-obatan pun masih sangat kurang, mereka beranggapan kalau obat paten itu lebih baik dan bisa lebih ampuh daripada obat yang murah yang merupakan program pemerintah. Sebenarnya pemerintah sudah berupaya memberikan solusi terbaik berupa pemberian obat murah dan berkualitas yaitu Obat Generik. Tinggal sosialisasinya yang harus maksimal.

Sosialisasi Obat Generik Berlogo di Indonesia

Sebenarnya anggapan kalau Obat bermerek atau paten itu lebih baik daripada obat Generik berlogo bukan hanya dari masyarakat saja tetapi dari tenaga medis yang bersangkutan yang seharusnya lebih paham dan menganjurkan untuk menggunakan Obat murah berkualitas itu. Masih banyak dari masyarakat kita yang menganggap semakin mahal obat maka semakin ampuh atau mujarab tersebut, sehingga mereka lebih memilih untuk menggunakan obat paten bermerek yang lebih mahal daripada obat murah yang dianggap kurang berkhasiat.

Berbeda dengan penduduk negeri paman sam ( Amerika serikat ) yang benar-benar sudah paham dengan kesehatan terutama obat-obatan, karena mereka mengetahui khasiat dan kandungan Obat generic sama dengan obat bermerek/paten maka ketika berobat mereka lebih memilih obat generic yang terjangkau dan khasiatnya juga bagus. Dan tidak hanya para pasien atau masyarakatnya saja yang paham terhadap penggunaan obat Generik , instansi berupa rumah sakit, Klinik, Apotik dan juga tenaga medis seperti Dokter, Suster ataupun bidan sekalipun mereka sudah benar-benar menganjurkan penggunaan obat generic pada pasiennya.

Di negeri kita tercinta ini masyarakatnya kurang begitu paham tentang obat-obatan, baik secara pengertian obat itu sendiri, zat yang dikandungnya, dan juga khasiatnya. Maka perlu upaya lebih dalam mensosialisaikan obat Generik Berlogo yang berkualitas dan terjangkau tersebut, bisa berupa Iklan, di Televisi, Spanduk di Jalanan, di surat kabar harian, Majalah, media social, dan juga sosialisasi online di Blog seperti yang penulis lakukan ini.

Penulis mengetengahkan tulisan ini dalam rangka  “ Sosialisasi Obat Generik Berlogo di Indonesia “. Masih ingat  Iklan di TV beberapa tahun lalu tentang percakapan dokter dan pasiennya ini ?
Dokter : “Saya kasih obat generik, ya?”

Pasien : “Jangan, dok. Saya minta obat bermerek, supaya cepat sembuh. Memakai obat generik, kapan sembuhnya?”
Anda mungkin tidak begitu banyak tahu tentang Obat generic, begitupun saya meski setiap berobat memakai obat Generik Berlogo tersebut, karena saya adalah seorang suami PNS yang jaminan kesehatannya dengan ASKES ( Asuransi Kesehatan ) dan sebagian besar obatnya adalah Obat Generik berlogo.

 Di sini kita akan bahas detail tentang Obat Generik Berlogo diantaranya :
  1. Sebenarnya apa sih itu OGB ?
  2. Mengapa harus OGB ?
  3. Bagaimana Kandungan zat aktifnya atau Mutunya ?
  4. Apakah khasiatnya juga sama dengan obat paten ?
  5. Apakah OGB harganya terjangkau, kenapa ?
  6. Dimana saja pasien bisa mendapatkan OGB, lengkapkah OGB ?
  7. Sebenarnya sasaran Sosialisasi OGB ini selain Pasien siapa saja Sih ?

Mari kita simak satu persatu penjelasan dari pertanyaan-pertanyaan di atas, agar lebih jelas tentang Obat Generik Berlogo.

1.       Apa sih itu OGB ?

Menurut Wikipedia Indonesia Obat generik adalah obat yang telah habis masa patennya, sehingga dapat diproduksi oleh semua perusahaan farmasi tanpa perlu membayar royalti. Jadi kalau obat paten itu adalah obat yang baru ditemukan berdasarkan riset dan memiliki masa hak paten yang tergantung dari jenis obatnya. Menurut UU No. 14 Tahun 2001 masa berlaku hak paten di Indonesia adalah 20 tahun. Selama 20 tahun itu, perusahaan farmasi tersebut memiliki hak eksklusif di Indonesia untuk memproduksi obat yang dimaksud. Perusahaan lain tidak diperkenankan untuk memproduksi dan memasarkan obat serupa kecuali jika memiliki perjanjian khusus dengan pemilik hak paten.

Nah jika masa patennya habis maka obat itu bisa disebut obat generic yang bisa diproduksi oleh pihak mana saja, diantaranya ada dua jenis obat generik, yaitu obat generik bermerek dagang dan obat generik berlogo
.
        a.       Obat generic bermerek yaitu yang dipasarkan dengan merek kandungan zat aktifnya. Dalam obat generik bermerek, kandungan zat aktif itu diberi nama (merek). Zat aktif amoxicillin misalnya, oleh pabrik ”A” diberi merek ”inemicillin”, sedangkan pabrik ”B” memberi nama ”gatoticilin” dan seterusnya, sesuai keinginan pabrik obat. Dari berbagai merek tersebut, bahannya sama: amoxicillin.
        b.      Obat Generik berlogo yaitu obat  yang lebih umum disebut obat generik saja adalah obat jadi yang menggunakan nama zat berkhasiatnya (nama generik) yang diedarkan dengan  mencantumkan logo khusus untuk penandaanya pada kemasan obat (Depkes RI, 1996) dan merupakan obat yang telah habis masa patennya (off patent), sehingga dapat diproduksi oleh semua perusahaan farmasi tanpa perlu membayar royalti. 

Obat Generik dalam kemasan obat dapat dikenali dengan logo lingkaran hijau bergaris- garis putih dengan tulisan "Generik" di bagian tengah lingkaran. Logo tersebut menunjukan bahwa OGB telah lulus uji kualitas, khasiat dan keamanan sedangkan garis-garis putih menunjukkan OGB dapat digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat.
Logo OGB_google.co.id



2.       Mengapa harus OGB ?

OGB merupakan program Pemerintah pada era tahun 1989 yang diluncurkan oleh pemerintah melalui SK Menkes No 085/Menkes/Per/1989 dengan tujuan :

1.    Memeratakan Pelayanan Kesehatan dengan memberikan alternatif obat bagi masyarakat dengan kualitas terjamin, harga terjangkau dan ketersediaan obat yang cukup sehingga masyarakat mudah mendapatkan OGB. Karena pada saat itu dirasakan  sangat tinggi  sehingga obat sulit dijangkau oleh masyarakat banyak. 

2.    Selanjutnya, pada Tahun 1991 OGB diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan obat masyarakat menengah ke bawah dengan mengacu kepada Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN) untuk penyakit tertentu. (Kebijakan Obat Nasional, 2005).

Awalnya, OGB diproduksi hanya oleh beberapa industri farmasi BUMN di mana produk OGB ini diproduksi untuk memenuhi kebutuhan obat institusi kesehatan pemerintah dan kemudian berkembang ke sektor swasta karena adanya permintaan dari masyarakat.

3.       Bagaimana Kandungan zat aktifnya atau Mutunya ?

Dari sisi zat aktifnya (komponen utama obat) , antara obat generik (baik berlogo maupun bermerek dagang), persis sama dengan obat paten. Standar Mutu OBG memenuhi syarat dan layak dikonsumsi oleh pasien, karena Fasilitas produksinya sudah sesuai dengan Cara pembuatan obat yang baik dari BPOM ( Badan Pengawas Obat dan makanan) dan memiliki ISO 9001:2000 . Serta Bahan baku juga standar dari Amerika serikat juga Eropa, sudah diuji banding biovailabilitas dan bioekuvalensi dengan obat paten, dan memberikan hasil yang sama, sehingga kualitasnya sama dengan Obat Paten. BPOM telah mengeluarkan peraturan tentang obat generik yang menyatakan bahwa obat resep (ethical) dikenakan kewajiban untuk melakukan uji BA/BE. UJi tersebut akan menjadi prasyarat registrasi obat yang telah ditetapkan dalam Peraturan Kepala BPOM-RI. Uji BA/BE diperlukan untuk menjamin keamanan dan mutu obat generik. Dengan demikian, masyarakat, terutama klinisi, mendapat jaminan obat yang sesuai dengan standar efikasi, keamanan, dan mutu yang dibutuhkan.

Jadi anda tidak harus ragu tentang kualitas dari Obat Generik berlogo ini karena baik dari segi Cara produksinya maupun bahan bakunya sudah berstandar internasional yang tidak kalah baiknya dengan obat paten.

4.       Apakah khasiatnya juga sama dengan obat paten ?

Zat berkhasiat yang terkandung dalam obat generik berlogo (OGB) dan obat paten /bermerek sama. Misalnya kita minum obat generik Amoxycilin 500mg, maka obat tersebut akan sama khasiatnya dengan obat bermerek "Amx (bukan merk sebenarnya)" produksi farmasi X, yang harganya bisa mencapai 5 kali lipat dari harga obat generik. Jadi dengan kandungan yang sama, mutu dari bahan baku yang sama, serta standar fasilitas dan cara produksi yang sama memungkinkan OGB khasiatnya tidak kalah paten dengan obat paten.

OGB_googel.co.id
5.       Apakah OGB harganya terjangkau , kenapa ?

Ya jelas terjangkau alias murah meriah, kenapa begitu ? Ada beberapa alasan kenapa obat ini bisa murah, diantaranya :
     1.       Masa patennya sudah habis, jadi tidak diperlukan lagi penelitian tentang obat itu yang menelan biaya yang cukup besar.
     2.       Obat ini diproduksi secara besar-besaran alias masproduction ( produksi missal ), sehingga secara biaya produksi bisa ditekan seefisien mungkin.
     3.       Produsen obat itu tidak harus mengiklankan besar-besaran, juga karena kemasannya sederhana maka harganya relative terjangkau.
     4.       Dan yang jelas harganya dikontrol oleh Pemerintah, jadi para pembuat atau pemasok dan pemasar tidak bisa menentukan harga seenaknya, harus mengikuti standar harga dari pemerintah.

Produksi Massal Obat_health.kompas.com

6.       Dimana saja pasien bisa mendapatkan OGB, Lengkapkah OGB ?

Pasien berhak mendapatkan OGB seperti yang tertuang pada Permenkes HK 02.02/Menkes/068/1/2010 tentang Kewajiban Menggunakan Obat Generik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemerintah. Dan juga HK. 02.02/Menkes/068/I/2010 pada pasal tujuh yang menyebutkan bahwa apoteker dapat mengganti obat merek dagang/paten dengan obat generik yang sama komponen aktifnya dengan persetujuan dokter dan atau pasien. Serta bagi peserta Jamkesmas sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 40 tahun 2012 Tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Masyarakat, mengatakan dalam upaya mewujudkan standardisasi dan efisiensi pelayanan obat dalam program Jamkesmas, maka seluruh fasilitas kesehatan terutama rumah sakit diwajibkan mengacu pada formularium obat Jamkesmas , di mana obat-obatan dalam formularium ini sebagian besar obat generic.

Jelas OGB itu lengkap, untuk berbagai penyakit, takaran yang sesuai dan utuh juga kemasan yang baik. Jadi ketika anda berobat ke Rumah sakit ataupun klinik jangan malu-malu untuk minta resep obat Generik, dan ketika beli di Apotik tidak usah sungkan untuk membeli Obat Generik.

APotik_google.co.id


7.       Sebenarnya sasaran Sosialisasi OGB ini selain Pasien siapa saja Sih ?

Selain pasien sebagai pengguna langsung yang harus tahu persis tentang sosialisasi ini adalah Semua lapisan masyarakat baik kelas menengah maupun kelas menengah keatas, para ahli di bidang kesehatan yang mempengaruhi para tenaga medis seperti para dokter, apoteker dan para pelayan kesehatan yang aktif di lembaga kesehatan. Serta yang paling berpengaruh adalah kelompok yang membuat kebijakan tentang pelayanan kesehatan, merekalah yang harus benar-benar mengerti agar semua kebijakan dan program ini berjalan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

Tenaga Medis, Ahli dan Dokter_google.co.id

Nah apakah anda masih ragu pakai OGB ? Kalau ada OGB kenapa harus yang lain. Ingin sehat tapi hemat ya pakai OGB. Mengingat kondisi ekonomi yang mungkin sulit bagi kelas menengah ke bawah, Obat Generik Berlogo adalah pilihan terbaik. Itulah mungkin yang bisa penulis hadirkan bagi para pembaca, setelah membaca artikel ini silahkan bagikan pada orang yang anda sayangi dengan menyebarkannya ke media social seperti Facebook, Twitter, Google Plus, Mindtlak atau media lainnya. Agar mereka semakin tahu tentang Obat Generik Berlogo yang masih dipandang sebelah mata itu, semoga dengan adanya artikel ini saya, anda dan semua warga Indonesia semakin sadar akan pentingnya penggunaan Obat Berkualitas tetapi terjangkau seperti OGB ini.


OGB_google.co.id


Sumber inspirasi tulisan :  Dari Berbagai Sumber
Sumber Gambar : Dari Search di Google, detail di Gambarnya masing-masing.

Masukkan Email Anda untuk Langganan Artikel:

Delivered by FeedBurner